Bagaimana Cara Kerja Trading
Materi 3 dari 4
Spread bagi Trader: Mengapa Spread Penting dalam Trading
Dalam trading, spread adalah selisih antara harga beli (ask) dan harga jual (bid) suatu instrumen. Spread merupakan bagian dari biaya transaksi yang secara alami muncul saat trader membuka posisi.
Contoh sederhana:
1. EUR/USD

Artinya, ketika trader membuka posisi buy, posisi tersebut akan langsung berada dalam kondisi minus sebesar nilai spread. Hal ini bukan kerugian, melainkan mekanisme normal pasar.
2. USD/JPY

Artinya, trader langsung menanggung biaya 2 pip saat membuka posisi. Harga harus bergerak minimal 2 pip agar posisi mencapai break even, sehingga spread kecil membuat biaya trading lebih efisien.
3. XAUUSD (Emas)

Spread emas umumnya lebih besar dibandingkan forex karena volatilitas dan karakteristik pasar komoditas.
4. NASDAQ

Spread pada indeks seperti NASDAQ dapat berubah mengikuti jam pasar, likuiditas, dan volatilitas, terutama saat rilis data ekonomi AS atau laporan kinerja perusahaan teknologi besar.
Mengapa Spread Selalu Ada?
Spread muncul sebagai bagian dari mekanisme pembentukan harga di pasar keuangan. Spread berfungsi untuk memastikan transaksi dapat dieksekusi dengan lancar di berbagai kondisi pasar.
Secara umum, spread mencerminkan:
Proses eksekusi transaksi
Kondisi likuiditas pasar
Cara pasar menjaga keseimbangan antara pembeli dan penjual
Tanpa spread, proses matching antara order beli dan jual tidak dapat berjalan secara efisien, terutama saat pasar bergerak cepat.
Hubungan Spread dengan Supply dan Demand
Spread sangat dipengaruhi oleh supply dan demand di pasar:
Saat likuiditas tinggi (banyak pembeli & penjual), spread cenderung sempit
Saat likuiditas rendah atau pasar tidak stabil, spread bisa melebar
Itulah sebabnya spread bisa berubah-ubah tergantung kondisi pasar. Pelebaran spread saat volatilitas meningkat adalah kondisi pasar yang wajar, bukan kesalahan sistem.
Jenis-Jenis Spread
Trader perlu memahami bahwa tidak semua spread itu sama. Secara umum, ada dua jenis spread:
1. Spread Tetap (Fixed Spread)
Spread tidak berubah meskipun kondisi pasar berfluktuasi.
Kelebihan:
Biaya lebih mudah diprediksi
Cocok untuk trader pemula
Kekurangan:
Biasanya lebih lebar dibanding spread floating
2. Spread Mengambang (Floating Spread)
Spread berubah mengikuti kondisi pasar dan likuiditas.
Kelebihan:
Bisa sangat kecil saat pasar aktif
Umumnya lebih kompetitif
Kekurangan:
Bisa melebar drastis saat rilis berita besar
Faktor yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Spread
Beberapa faktor utama yang memengaruhi spread antara lain:
Likuiditas instrumen (major forex vs exotic pair)
Jam perdagangan (sesi London & New York biasanya lebih sempit)
Volatilitas pasar
Rilis berita ekonomi penting
Jenis akun trading
Pelebaran spread saat rilis berita ekonomi merupakan mekanisme pasar yang wajar. Lonjakan volatilitas dan berkurangnya likuiditas membuat perbedaan harga beli dan jual menjadi lebih lebar untuk sementara waktu.
Dampak Spread terhadap Trading
Spread memiliki pengaruh langsung terhadap hasil trading, antara lain:
Menentukan biaya masuk posisi
Memengaruhi profitabilitas jangka pendek
Sangat penting bagi scalper dan day trader
Kurang signifikan bagi swing atau position trader
Semakin sering membuka posisi, semakin besar dampak spread terhadap total biaya trading.
Spread vs Komisi: Apa Bedanya?
Beberapa broker menawarkan:
Spread lebih kecil + komisi
Spread lebih besar tanpa komisi
Keduanya sama-sama merupakan biaya transaksi. Yang terpenting bagi trader adalah memahami total biaya per transaksi, bukan hanya melihat spread secara terpisah.
Spread di Trive Invest: Rendah dan Transparan
Di Trive Invest, spread ditampilkan secara transparan dan tersedia untuk seluruh produk trading, termasuk forex, emas, dan komoditas lainnya.
Spread di Trive Invest dapat berbentuk fixed (tetap) maupun variable (mengambang), tergantung pada jenis akun dan instrumen yang diperdagangkan. Dengan struktur ini, trader memiliki fleksibilitas untuk memilih akun yang paling sesuai dengan gaya trading masing-masing.
Informasi lengkap dapat melihat di halaman resmi Trive Invest, Spread di Trive Invest.
Kesimpulan
Spread adalah bagian tak terpisahkan dari trading dan merupakan biaya yang harus dipahami sejak awal. Dengan memahami cara kerja spread, jenis-jenisnya, serta faktor yang memengaruhinya, trader pemula dapat menghindari kesalahan umum dan menyusun strategi yang lebih efektif.
Dalam jangka panjang, pemahaman spread bukan hanya soal biaya, tetapi juga tentang bagaimana membaca kondisi pasar secara lebih matang. Setelah mengetahui bagaimana spread bekerja, langkah berikutnya yang tak kalah penting adalah memahami arah posisi dalam trading, yaitu bagaimana trader mengambil peluang dari pergerakan harga melalui going long dan going short, yang akan dibahas pada materi selanjutnya.
Materi Selanjutnya

