Order, Eksekusi, dan Leverage

Materi 3 dari 3

Margin Call: Cara Kerja, Contoh, dan Cara Mengelola Risikonya

Margin call adalah permintaan dari broker kepada trader untuk menambahkan dana ke akun trading karena margin yang tersedia tidak lagi cukup untuk menahan posisi terbuka.

Margin call biasanya terjadi dalam trading berleverage, seperti:

  • Forex

  • CFD

  • Indeks

  • Komoditas

Saat pergerakan harga berlawanan dengan posisi Anda, kerugian akan menggerus saldo dan margin. Jika mencapai batas tertentu, broker akan mengirim margin call.

Apa itu Margin Call?

Margin call adalah peringatan dari broker bahwa dana di akun trading Anda sudah menipis dan tidak cukup aman untuk menahan posisi yang sedang terbuka.

Margin call terjadi ketika kerugian sementara (floating loss) membuat sisa dana di akun tidak lagi mencukupi untuk menjaga posisi terbuka.

Sederhananya:

“Risiko di akun Anda terlalu besar, silakan kurangi posisi atau tambahkan dana.”

Margin call bukan hukuman, melainkan peringatan awal agar trader bisa mengambil tindakan sebelum situasi menjadi lebih buruk.

Mengapa Margin Call Bisa Terjadi?

Margin call biasanya muncul dalam kondisi berikut:

  • Harga bergerak cukup jauh berlawanan arah dari posisi Anda

  • Leverage yang digunakan terlalu besar

  • Tidak menggunakan stop-loss

  • Terlalu banyak posisi terbuka sekaligus (overtrading)

  • Pasar bergerak sangat cepat akibat rilis berita penting

Singkatnya, margin call bukan datang tiba-tiba, melainkan akibat risiko yang tidak terkontrol.

Cara Kerja Margin Call dalam Trading

Setiap akun trading memiliki:

  • Balance → dana awal

  • Equity → balance + floating profit/loss

  • Used Margin → margin yang dipakai untuk posisi terbuka

  • Free Margin → sisa dana yang tersedia

  • Margin Level (%) → equity ÷ used margin × 100%

Margin call terjadi ketika margin level turun ke batas minimum yang ditetapkan broker (misalnya 100% atau 50%).

Contoh Studi Kasus Margin Call

Anda memiliki:

  • Modal: $1.000

  • Leverage: 1:100

  • Margin per posisi: $500

Anda membuka 2 posisi, sehingga:

  • Used margin: $1.000

  • Free margin: $0

📉 Pasar bergerak berlawanan dan posisi Anda mengalami floating loss $300.

Sekarang:

  • Equity: $700

  • Margin level: 70%

Jika broker menetapkan margin call di 100%, maka:
➡️ Anda akan menerima margin call dan diminta menambah dana atau menutup sebagian posisi.

Jika tidak bertindak, akun berisiko terkena stop out.

Perbedaan Margin Call dan Stop Out

Banyak trader pemula sering menyamakan keduanya, padahal berbeda.

Margin Call

  • Peringatan dari broker

  • Meminta trader menambah dana atau mengurangi posisi

  • Masih bisa mengambil tindakan

Stop Out

  • Broker menutup posisi secara otomatis

  • Terjadi jika margin level turun lebih rendah lagi

  • Biasanya dimulai dari posisi dengan kerugian terbesar

Margin call adalah alarm, stop out adalah tindakan darurat.

Dampak Margin Call bagi Trader

Margin call bisa berdampak besar, terutama secara psikologis:

  • Keputusan impulsif

  • Panik menambah dana

  • Menutup posisi di waktu yang tidak ideal

  • Kehilangan rencana trading

Banyak kerugian besar terjadi bukan karena analisis salah, tetapi karena manajemen margin yang buruk.

Cara Mengelola Risiko Agar Terhindar dari Margin Call

1. Gunakan Leverage Secara Bijak

Leverage besar bukan berarti peluang lebih besar, tapi risiko lebih tinggi.
Gunakan leverage sesuai modal dan pengalaman.

2. Selalu Pasang Stop-Loss

Stop-loss membantu membatasi kerugian sebelum margin terkuras terlalu dalam.

📌 Trader tanpa stop-loss jauh lebih rentan terkena margin call.

3. Hindari Overtrading

Membuka terlalu banyak posisi sekaligus akan:

  • Menguras margin

  • Mengurangi fleksibilitas akun

Lebih baik sedikit posisi dengan kualitas tinggi.

4. Sisakan Free Margin yang Cukup

Jangan gunakan seluruh dana sebagai margin.
Free margin berfungsi sebagai bantalan saat pasar bergerak tidak sesuai harapan.

5. Perhatikan Jadwal Berita Besar

Rilis data ekonomi penting bisa menyebabkan lonjakan volatilitas dan slippage, yang mempercepat terjadinya margin call.

Apakah Margin Call Selalu Buruk?

Tidak selalu.

Margin call bisa menjadi:

  • Pengingat bahwa risiko terlalu besar

  • Evaluasi ukuran posisi

  • Alarm untuk memperbaiki manajemen modal

Trader profesional melihat margin call sebagai sinyal peringatan, bukan musuh.

Kesimpulan

Margin call adalah konsekuensi alami dari trading berleverage. Untuk menghindari kondisi tersebut, trader tidak cukup hanya memahami order, eksekusi, dan leverage. Diperlukan perencanaan yang jelas dan aturan yang disiplin sebelum masuk pasar. Pada bab selanjutnya, Perencanaan dan Manajemen Risiko, Anda akan mempelajari fondasi penting trading sebagai langkah awal membangun trading yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Materi Selanjutnya

Trading Plan


TERDAFTAR

Berlisensi dan diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan RI

02/BAPPEBTI/SP-PN/08/2023

d/h 01/BAPPEBTI/SP-PN/05/2016

d/h 824/BAPPEBTI/SI/11/2005

KEMENTERIAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

PEMBERITAHUAN RISIKO

Semua produk keuangan yang diperdagangkan dalam sistem margin membawa tingkat risiko yang tinggi terhadap modal Anda. Produk ini tidak cocok untuk semua investor, dan Anda dapat kehilangan lebih banyak dana daripada deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko dan mencari nasihat independen jika diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Pernyataan Risiko lengkap kami, Persyaratan Bisnis, dan Kebijakan Privasi. Silahkan lihat dokumen resmi kami untuk dapat informasi lebih lanjut.

COOKIES

Kami menggunakan cookie untuk mendukung fitur seperti masuk dan mengizinkan mitra media tepercaya untuk menganalisis penggunaan ukuran. Aktifkan cookie untuk menikmati penjelajahan situs penuh. Menjelajahi situs dengan cookie diaktifkan, Anda menyetujui penggunaannya. Lihat informasi cookie kami untuk lebih jelasnya.

PERINGATAN

Informasi yang tersedia di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat keuangan atau investasi profesional. Informasi di situs ini tidak dimaksudkan untuk didistribusikan kepada, atau digunakan oleh, setiap individu di negara atau yurisdiksi mana pun di mana distribusi atau penggunaan tersebut akan bertentangan dengan hukum atau regulasi setempat. PT Trive Invest Futures, dengan merek dagang Trive Invest, adalah perusahaan layanan investasi yang diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sejak tahun 2005 dan juga merupakan anggota terdaftar dari Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX). Berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, PT Trive Invest Futures memegang izin usaha pialang berjangka dengan Nomor: 01/BAPPEBTI/SP-PN/08/2023 d/h 824/BAPPEBTI/SI/11/2005. Trive Invest tidak menawarkan layanan pialang kepada warga negara Amerika Serikat.

Website ini (www.triveinvest.co.id) merupakan situs resmi milik PT Trive Invest Futures dengan merek dagang ‘Trive Invest’ yang Berkantor pusat di Jakarta, PT Trive Invest Futures diawasi dan diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). PT Trive Invest Futures merupakan anggota resmi dari Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Indonesia Clearing House (ICH) dan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi indonesia (ASPEBTINDO).

Trive Financial Services UK Limited beroperasi dengan nama brand Trivepro, sebagai perusahaan pialang sekuritas multi-aset yang menawarkan layanan keuangan kepada pihak profesional dan pihak yang memenuhi syarat di Inggris. Trive Financial Services UK Limited terdaftar di Inggris dan Wales dengan nomor registrasi 06837942 serta diotorisasi dan diawasi oleh Otoritas Pengatur Keuangan ("FCA"), nomor lisensi 501320.

Trive Financial Services Malta Limited memegang lisensi untuk menyediakan layanan investasi (CRES IF 5048) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Malta ('MFSA').

Trive Financial Services Australia Pty Ltd. adalah perusahaan yang terdaftar dan diatur di Australia oleh ASIC (Australian Securities and Investment Commission) dan memegang nomor lisensi AFS 424122 ACN 159166739.

Trive Türkiye menawarkan berbagai layanan yang mencakup broker saham, manajemen kekayaan, dan sektor asuransi melalui anak perusahaannya. Perusahaan layanan investasi Trive Yatırım, perusahaan broker saham TFG Istanbul, dan perusahaan manajemen aset Trive Portföy diotorisasi dan diatur oleh Dewan Pasar Modal (CMB), sementara Trive Sigorta diawasi oleh Badan Pengaturan dan Pengawasan Asuransi dan Dana Pensiun Pribadi (SEDDK).

Trive Financial Services Ltd adalah perusahaan yang diotorisasi dan diatur oleh Komisi Layanan Keuangan Mauritius (FSC) dan memegang Lisensi Dealer Investasi (Dealer Layanan Penuh, kecuali Penjaminan) dan Lisensi Bisnis Global dengan nomor lisensi GB21026295.

Trive International Ltd. diotorisasi dan diatur oleh otoritas keuangan British Virgin Islands yang bernama Financial Services Commission (“FSC BVI”), dengan nomor perusahaan 1728826 dan nomor lisensi BVI SIBA/L/14/1066.

PT Trive Invest Futures, Multivision Tower Lt. 20, Jl. Kuningan Mulia Lot 9B - Jakarta Selatan 12980

TERDAFTAR

Berlisensi dan diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan RI

02/BAPPEBTI/SP-PN/08/2023

d/h 01/BAPPEBTI/SP-PN/05/2016

d/h 824/BAPPEBTI/SI/11/2005

KEMENTERIAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

PEMBERITAHUAN RISIKO

Semua produk keuangan yang diperdagangkan dalam sistem margin membawa tingkat risiko yang tinggi terhadap modal Anda. Produk ini tidak cocok untuk semua investor, dan Anda dapat kehilangan lebih banyak dana daripada deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko dan mencari nasihat independen jika diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Pernyataan Risiko lengkap kami, Persyaratan Bisnis, dan Kebijakan Privasi. Silahkan lihat dokumen resmi kami untuk dapat informasi lebih lanjut.

COOKIES

Kami menggunakan cookie untuk mendukung fitur seperti masuk dan mengizinkan mitra media tepercaya untuk menganalisis penggunaan ukuran. Aktifkan cookie untuk menikmati penjelajahan situs penuh. Menjelajahi situs dengan cookie diaktifkan, Anda menyetujui penggunaannya. Lihat informasi cookie kami untuk lebih jelasnya.

PERINGATAN

Informasi yang tersedia di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat keuangan atau investasi profesional. Informasi di situs ini tidak dimaksudkan untuk didistribusikan kepada, atau digunakan oleh, setiap individu di negara atau yurisdiksi mana pun di mana distribusi atau penggunaan tersebut akan bertentangan dengan hukum atau regulasi setempat. PT Trive Invest Futures, dengan merek dagang Trive Invest, adalah perusahaan layanan investasi yang diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sejak tahun 2005 dan juga merupakan anggota terdaftar dari Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX). Berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, PT Trive Invest Futures memegang izin usaha pialang berjangka dengan Nomor: 01/BAPPEBTI/SP-PN/08/2023 d/h 824/BAPPEBTI/SI/11/2005. Trive Invest tidak menawarkan layanan pialang kepada warga negara Amerika Serikat.

Website ini (www.triveinvest.co.id) merupakan situs resmi milik PT Trive Invest Futures dengan merek dagang ‘Trive Invest’ yang Berkantor pusat di Jakarta, PT Trive Invest Futures diawasi dan diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). PT Trive Invest Futures merupakan anggota resmi dari Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Indonesia Clearing House (ICH) dan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi indonesia (ASPEBTINDO).

Trive Financial Services UK Limited beroperasi dengan nama brand Trivepro, sebagai perusahaan pialang sekuritas multi-aset yang menawarkan layanan keuangan kepada pihak profesional dan pihak yang memenuhi syarat di Inggris. Trive Financial Services UK Limited terdaftar di Inggris dan Wales dengan nomor registrasi 06837942 serta diotorisasi dan diawasi oleh Otoritas Pengatur Keuangan ("FCA"), nomor lisensi 501320.

Trive Financial Services Malta Limited memegang lisensi untuk menyediakan layanan investasi (CRES IF 5048) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Malta ('MFSA').

Trive Financial Services Australia Pty Ltd. adalah perusahaan yang terdaftar dan diatur di Australia oleh ASIC (Australian Securities and Investment Commission) dan memegang nomor lisensi AFS 424122 ACN 159166739.

Trive Türkiye menawarkan berbagai layanan yang mencakup broker saham, manajemen kekayaan, dan sektor asuransi melalui anak perusahaannya. Perusahaan layanan investasi Trive Yatırım, perusahaan broker saham TFG Istanbul, dan perusahaan manajemen aset Trive Portföy diotorisasi dan diatur oleh Dewan Pasar Modal (CMB), sementara Trive Sigorta diawasi oleh Badan Pengaturan dan Pengawasan Asuransi dan Dana Pensiun Pribadi (SEDDK).

Trive Financial Services Ltd adalah perusahaan yang diotorisasi dan diatur oleh Komisi Layanan Keuangan Mauritius (FSC) dan memegang Lisensi Dealer Investasi (Dealer Layanan Penuh, kecuali Penjaminan) dan Lisensi Bisnis Global dengan nomor lisensi GB21026295.

Trive International Ltd. diotorisasi dan diatur oleh otoritas keuangan British Virgin Islands yang bernama Financial Services Commission (“FSC BVI”), dengan nomor perusahaan 1728826 dan nomor lisensi BVI SIBA/L/14/1066.

PT Trive Invest Futures, Multivision Tower Lt. 20, Jl. Kuningan Mulia Lot 9B - Jakarta Selatan 12980